Sejarah Nabi (19) Ilyas as

█▓▒░

SEJARAH NABI (19) ILYAS as

Kisah Para Nabi dan Rasul dalam Al-Quran

Pendahuluan

Nama Ilyas bin Yasin
Garis Keturunan Adam as – Syits – Anusy – Qainan – Mahlail – Yarid – Idris as – Mutawasylah – Lamak – Nuh as – Sam – Arfakhsyadz – Syalih – Abir – Falij – Ra’u – Saruj – Nahur – Azar – Ibrahim asIshaq asYa’qub as – Lawi – Azar – Qahats – Imran – Harun as – Alzar – Fanhash – Yasin – Ilyas as
Usia 60 tahun
Periode sejarah 910 – 850 SM
Tempat diutus (lokasi) Ba’labak (daerah di Lebanon)
Jumlah keturunannya (anak) -
Tempat wafat Diangkat Allah ke langit
Sebutan kaumnya Bangsa Fenisia
di Al-Quran namanya disebutkan sebanyak 4 kali

Ilyas adalah seorang utusan Allah dan merupakan keturunan ke-4 dari Nabi Harun.

Ringkasan Kisah Ilyas

Ia diutus oleh Allah SWT kepada kaumnya, yang menyembah berhala bernama Ba’al. Ilyas berulang kali memperingatkan kaumnya, namun mereka tetap durhaka. Karena itulah Allah SWT menurunkan musibah kekeringan selama bertahun-tahun, sehingga mereka baru tersadar bahwa seruan Nabi Ilyas AS itu benar.

Setelah kaumnya tersadar, Nabi Ilyas AS berdoa kepada Allah SWT agar musibah kekeringan itu dihentikan. Namun setelah musibah itu berhenti, dan perekonomian mereka memulih, mereka kembali durhaka kepada Allah SWT. Akhirnya kaum Nabi Ilyas AS kembali ditimpa musibah yang lebih berat daripada sebelumnya, yaitu gempa bumi yang dahsyat sehingga mereka mati bergelimpangan.

Nabi Ilyas dalam Al-Qur’an

Di dalam Al-Quran, nama Ilyas as, disebutkan sebanyak 4 kali, seperti berikut ini.

Pada Surat Ash-Shaaffaat (As-Saffat) [37] : ayat 123-132, Firman Allah SWT :

Sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul. (Ingatlah) Ketika ia berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu tidak bertakwa? Patutkah kamu menyembah Ba’al dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta, (yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?” Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka), kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian. (yaitu): “Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas?” Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

Pada Surat Al-An’aam (Al-An’am) [6] : ayat 85, Firman Allah SWT :

Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh.

Sumber :

About these ads

║║║║║

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s